<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>WenzMania</title>
		<link>http://wenzmania.clan.su/</link>
		<description></description>
		<lastBuildDate>Mon, 16 Aug 2010 08:44:41 GMT</lastBuildDate>
		<generator>uCoz Web-Service</generator>
		<atom:link href="https://wenzmania.clan.su/news/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
		
		<item>
			<title>Independence Day</title>
			<description>There is one song that makes Real Indonesian.&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tujuh belas Agustus tahun empat lima&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itulah Hari Kemerdekaan kita&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hari merdeka, nusa dan bangsa&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hari lahirnya Bangsa Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div&gt;MER..DE..KA...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekali Merdeka tetap Merdeka&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selama hayat masih dikandung badan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kita tetap setia, tetap setia&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mempertahankan Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kita tetap setia, tetap setia&lt;/div&gt;&lt;div&gt;membela Negara kita&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;HAPPY INDEPENDENCE DAY&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;GOD BLESS INDONESIA ^^&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;https://wenzmania.clan.su/wydigisig01.png&quot; alt=&quot;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;</description>
			<content:encoded>There is one song that makes Real Indonesian.&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tujuh belas Agustus tahun empat lima&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itulah Hari Kemerdekaan kita&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hari merdeka, nusa dan bangsa&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hari lahirnya Bangsa Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div&gt;MER..DE..KA...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekali Merdeka tetap Merdeka&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selama hayat masih dikandung badan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kita tetap setia, tetap setia&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mempertahankan Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kita tetap setia, tetap setia&lt;/div&gt;&lt;div&gt;membela Negara kita&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;HAPPY INDEPENDENCE DAY&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;GOD BLESS INDONESIA ^^&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src=&quot;https://wenzmania.clan.su/wydigisig01.png&quot; alt=&quot;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://wenzmania.clan.su/news/independence_day/2010-08-16-34</link>
			<category>Indonesia</category>
			<dc:creator>Wenz</dc:creator>
			<guid>https://wenzmania.clan.su/news/independence_day/2010-08-16-34</guid>
			<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 08:44:41 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Tingkat Pembajakan di Indonesia Nomor 8 Dunia</title>
			<description>&lt;span style=&quot;font-family: Tahoma, Verdana, Arial, &apos;Trebuchet MS&apos;; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Pada laporan tahunan ketujuh 2009 oleh IDC dan BSA (Business Software Alliance) yang dirilis Mei 2010, Indonesia masih menjadi delapan besar negara yang masuk kategori tingkat pembajakan tertinggi di dunia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalan laporan tersebut, Indonesia bertengger di peringkat ke-8 dengan persentase 86 persen yang mencatat nilai komersial software bajakan sampai US$ 886 juta atau setara Rp 8 triliun.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Sangat disayangkan, persentase pembajakan piranti lunak komputer di Indonesia meningkat satu persen dibandingkan tahun lalu menjadi 86 persen,” kata Donny A Sheyoputra, perwakilan sekaligus jurubicara BSA di Indonesia, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa 11 Mei 2010.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Terkait tren, menurut Donny, negara dengan penetrasi PC yang besar biasanya akan mencatat tingkat pembajakan yang besar pula. Di Indonesia, dia mela...</description>
			<content:encoded>&lt;span style=&quot;font-family: Tahoma, Verdana, Arial, &apos;Trebuchet MS&apos;; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Pada laporan tahunan ketujuh 2009 oleh IDC dan BSA (Business Software Alliance) yang dirilis Mei 2010, Indonesia masih menjadi delapan besar negara yang masuk kategori tingkat pembajakan tertinggi di dunia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalan laporan tersebut, Indonesia bertengger di peringkat ke-8 dengan persentase 86 persen yang mencatat nilai komersial software bajakan sampai US$ 886 juta atau setara Rp 8 triliun.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Sangat disayangkan, persentase pembajakan piranti lunak komputer di Indonesia meningkat satu persen dibandingkan tahun lalu menjadi 86 persen,” kata Donny A Sheyoputra, perwakilan sekaligus jurubicara BSA di Indonesia, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa 11 Mei 2010.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Terkait tren, menurut Donny, negara dengan penetrasi PC yang besar biasanya akan mencatat tingkat pembajakan yang besar pula. Di Indonesia, dia melanjutkan, sepanjang 2009, penjualan PC dikabarkan meningkat hampir dua kali lipat atau nyaris 100 persen, yakni dari 2,4 juta unit pada 2008 menjadi 3,3 juta unit selama 2009.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karena berlaku sejajar, harusnya penjualan software juga meningkat seiring dengan pertumbuhan penjualan PC. Kalo&amp;nbsp;&lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt;, berarti piracy rate-nya cukup tinggi. Indonesia misalnya, piracy rate-nya justru naik satu persen,” tutur Donny. &quot;Ini menunjukkan bahwa menekan angka pembajakan software di Indonesia menjadi suatu misi yang penting,&quot; ujarnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada 2009, menurut temuan IDC, pertumbuhan penjualan PC di Tanah Air meningkat lebih dari 72 persen, dengan 61 persennya adalah PC konsumer, seperti desktop PC, laptop, dan netbook personal.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita tahu penetrasi PC terus meningkat, artinya harus bekerja keras untuk menekan angka piracy rates,” kata Donny. &quot;Tapi, selama masih banyak pusat belanja, kios-kios, atau medium yang menjual produk-produk bajakan, tingkat pembajakan sulit diminimalisasi,” ucapnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di sini, dia menambahkan, BSA membutuhkan keterlibatan dan dukungan seluruh elemen, terutama pemerintah, untuk membantu mengedukasi masyarakat dan gencar melakukan kampanye anti pembajakan. (art)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;original from: &lt;a href=&quot;http://teknologi.vivanews.com&quot;&gt;teknologi.vivanews.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</content:encoded>
			<link>https://wenzmania.clan.su/news/tingkat_pembajakan_di_indonesia_nomor_8_dunia/2010-05-12-33</link>
			<category>Indonesia</category>
			<dc:creator>Wenz</dc:creator>
			<guid>https://wenzmania.clan.su/news/tingkat_pembajakan_di_indonesia_nomor_8_dunia/2010-05-12-33</guid>
			<pubDate>Wed, 12 May 2010 02:20:42 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Georgia, Pembajak Software Terbesar di Dunia</title>
			<description>&lt;span style=&quot;font-family: Tahoma, Verdana, Arial, &apos;Trebuchet MS&apos;; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;- Lembaga riset IDC dan BSA (business software alliance) baru saja mengeluarkan laporan tahunan ketujuh untuk 2009. Dalam laporan tersebut, Georgia lagi-lagi &quot;sukses&quot; menyandang predikat sebagai negara pembajak piranti lunak&lt;em&gt;(software)&lt;/em&gt;&amp;nbsp;terbesar di dunia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut laporan yang dirilis Mei 2010 tersebut, Negara Trans Benua Eropa dan Asia itu mencatat tingkat pembajakan hingga 95 persen, lebih buruk ketimbang Zimbabwe, Bangladesh, dan Moldova, yang menyusul di posisi kedua dan ketiga dengan tingkat pembajakan masing-masing 92 persen dan 91 persen.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebagai&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://teknologi.vivanews.com/news/read/150327-tingkat_pembajakan_di_indonesia_nomor_8_dunia&quot; target=&quot;_blank&quot; style=&quot;text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0); outline-style: none; outline-width: initial; outline-color: initial; font-weig...</description>
			<content:encoded>&lt;span style=&quot;font-family: Tahoma, Verdana, Arial, &apos;Trebuchet MS&apos;; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;- Lembaga riset IDC dan BSA (business software alliance) baru saja mengeluarkan laporan tahunan ketujuh untuk 2009. Dalam laporan tersebut, Georgia lagi-lagi &quot;sukses&quot; menyandang predikat sebagai negara pembajak piranti lunak&lt;em&gt;(software)&lt;/em&gt;&amp;nbsp;terbesar di dunia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut laporan yang dirilis Mei 2010 tersebut, Negara Trans Benua Eropa dan Asia itu mencatat tingkat pembajakan hingga 95 persen, lebih buruk ketimbang Zimbabwe, Bangladesh, dan Moldova, yang menyusul di posisi kedua dan ketiga dengan tingkat pembajakan masing-masing 92 persen dan 91 persen.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebagai&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://teknologi.vivanews.com/news/read/150327-tingkat_pembajakan_di_indonesia_nomor_8_dunia&quot; target=&quot;_blank&quot; style=&quot;text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0); outline-style: none; outline-width: initial; outline-color: initial; font-weight: bold; letter-spacing: 0px; &quot;&gt;perbandingan&lt;/a&gt;, Indonesia berada di peringkat kedelapan dengan tingkat pembajakan sekitar 86 persen.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun, jika berbicara soal nilai komersial software ilegal, berdasarkan laporan yang sama, Georgia bukanlah negara terburuk mengingat penetrasi PC di negara mungil ini tak cukup besar. Bahkan, nilai komersial software ilegal di negara pecahan Uni Soviet tersebut tidak sampai US$ 272 juta.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Untuk masalah nilai komersial ilegal, Amerika Serikat justru menjadi &quot;juara&quot;-nya. Sepanjang tahun lalu, negara adikuasa tersebut mencatat potensi kerugian terbesar sampai US$ 8.930 juta, atau setara Rp 81,1 triliun.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menyusul AS, di posisi kedua adalah China dengan nilai komersial software ilegal mencapai US$ 7.583 juta, atau setara Rp 68,9 triliun. Sedangkan Rusia bertengger di posisi ketiga dengan mencatat US$ 2.613 juta, atau setara Rp 23,7 triliun.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebagai&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://teknologi.vivanews.com/news/read/150327-tingkat_pembajakan_di_indonesia_nomor_8_dunia&quot; target=&quot;_blank&quot; style=&quot;text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0); outline-style: none; outline-width: initial; outline-color: initial; font-weight: bold; letter-spacing: 0px; &quot;&gt;perbandingan&lt;/a&gt;, Indonesia mencatat nilai komersial software bajakan sampai US$ 886 juta atau setara Rp 8 triliun.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Secara total, nilai komersial software ilegal di seluruh dunia telah melampaui US$ 50 miliar, tepatnya sekitar US$ 51,4 miliar, atau setara Rp 467,2 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk global, tingkat pembajakan meningkat dua persen, dari 41 persen pada 2008 menjadi 43 persen selama 2009.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, di skala Asia Pasifik, dari 900 juta software PC yang dikapalkan, menurut IDC, 59 persen di antaranya adalah software bajakan, kurang lebih 530 juta. Jepang, Selandia Baru, Australia, dan Singapura merupakan negara dengan tingkat pembajakan terendah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara Bangladesh dan Indonesia adalah dua negara dengan tingkat pembajakan terburuk. (art)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;original from: &lt;a href=&quot;http://teknologi.vivanews.com&quot;&gt;teknologi.vivanews.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</content:encoded>
			<link>https://wenzmania.clan.su/news/georgia_pembajak_software_terbesar_di_dunia/2010-05-12-32</link>
			<category>Technology</category>
			<dc:creator>Wenz</dc:creator>
			<guid>https://wenzmania.clan.su/news/georgia_pembajak_software_terbesar_di_dunia/2010-05-12-32</guid>
			<pubDate>Wed, 12 May 2010 02:18:38 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Tidurmu, Kepribadianmu</title>
			<description>&lt;span style=&quot;font-weight: 300; font-family: Arial; font-size: 10pt; &quot;&gt;Bagaimana posisi Anda saat tidur? Sebuah survey dari Inggris menyelidiki 1000 orang dan menunjukkan adanya hubungan antara gaya tidur dengan kepribadian seseorang. Jadi, apa gaya Anda?&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Gaya meringkuk&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Ini adalah posisi paling umum terutama di antara para wanita. Mereka yang tidur dengan posisi ini dikenal berkepribadian tangguh tapi tetap peka terhadap sekitar. Mereka mungkin terlihat pemalu tapi mudah akrab.&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-...</description>
			<content:encoded>&lt;span style=&quot;font-weight: 300; font-family: Arial; font-size: 10pt; &quot;&gt;Bagaimana posisi Anda saat tidur? Sebuah survey dari Inggris menyelidiki 1000 orang dan menunjukkan adanya hubungan antara gaya tidur dengan kepribadian seseorang. Jadi, apa gaya Anda?&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Gaya meringkuk&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Ini adalah posisi paling umum terutama di antara para wanita. Mereka yang tidur dengan posisi ini dikenal berkepribadian tangguh tapi tetap peka terhadap sekitar. Mereka mungkin terlihat pemalu tapi mudah akrab.&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Gaya menyamping&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Jika Anda tidur menyamping dengan kedua tangan di samping tubuh, Anda adalah orang yang pandai bergaul, mudah mempercayai orang, bahkan kadang mudah ditipu. Sekitar 15% orang tidur dengan gaya ini.&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Gaya peminta&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Sepertiga orang tidur menyamping dengan kedua tangan diletakkan di depan tubuh. Mereka dikenal berpikiran terbuka namun agak sinis, pencuriga dan keras kepala dalam pengambilan keputusan.&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Gaya prajurit&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Orang yang tidur dengan gaya ini tidur terlentang dengan lengan rapat disamping tubuh. Mereka disebut bersifat pendiam, tertutup, dan menetapkan standard tinggi untuk diri dan rekan. Mereka juga lebih sering mendengkur, yang membuat mereka mendapat tidur berkualitas lebih sedikit.&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Gaya terjun bebas&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Sebagian kecil orang tidur tengkurap, dengan bagian perut dibawah dan lengan di bawah atau memeluk bantal. Sedangkan kepala akan menghadap ke salah satu sisi. Orang dengan posisi tidur ini dikenal blak-blakan, supel, dan tidak suka dikritik.&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Gaya bintang laut&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;font-family: HelveticaNeue-Light, &apos;Helvetica Neue Light&apos;, &apos;Helvetica Neue&apos;, Helvetica, arial, sans-serif; font-weight: 300; &quot;&gt;Jenis gaya tidur yang terakhir adalah terlentang, dengan tangan di dekat kepala. Mereka dengan gaya tidur ini biasanya adalah pendengar yang baik, suka menolong dan tidak nyaman menjadi pusat perhatian. Mereka juga sering mendengkur dan kurang mendapat tidur berkualitas.&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: 300; font-family: Arial; font-size: 10pt; &quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: 300; font-family: Arial; font-size: 10pt; &quot;&gt;original from :&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: 300; color: rgb(81, 96, 100); font-family: Arial; font-size: 10pt; &quot;&gt; &lt;a href=&quot;http://id.yahoo.com&quot;&gt;id.yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://wenzmania.clan.su/news/tidurmu_kepribadianmu/2010-05-12-31</link>
			<category>Unique</category>
			<dc:creator>Wenz</dc:creator>
			<guid>https://wenzmania.clan.su/news/tidurmu_kepribadianmu/2010-05-12-31</guid>
			<pubDate>Wed, 12 May 2010 02:10:19 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Daftar Sepuluh Hewan Unik Dunia</title>
			<description>&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; &quot;&gt;&lt;strong&gt;Liputan6.com, Amerika Serikat:&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Makhluk hidup di dunia sangatlah beragam. Tuhan dengan sangat sempurna menciptakan semua makhluk hidup dengan karakteristik unik masing-masing. Di antara yang unik tersebut, terdapat beberapa makhluk yang benar-benar unik. Berikut adalah daftar sepuluh hewan unik dunia 2009 versi situs&amp;nbsp;&lt;em&gt;MSNBC&lt;/em&gt;:&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;1. Hewan Gabungan Burung, Reptil, dan Mamalia&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mungkin Anda sudah mengenali hewan unik yang satu ini. Hewan bernama&amp;nbsp;&lt;em&gt;platypus&lt;/em&gt;&amp;nbsp;ini memiliki beberapa keunikan seperti memiliki moncong bebek, kaki berselaput, dan bertelur seperti reptil. Satu keanehan yang mungkin belum banyak orang tahu adalah platypus jantan dapat menyalurkan racun dari sejumlah bagian di tungkai kakinya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;2. Mata Cumi-Cumi Sebesar Piring Makan&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejumlah ilmuwan memancing seekor cumi-cumi raksasa (...</description>
			<content:encoded>&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; &quot;&gt;&lt;strong&gt;Liputan6.com, Amerika Serikat:&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Makhluk hidup di dunia sangatlah beragam. Tuhan dengan sangat sempurna menciptakan semua makhluk hidup dengan karakteristik unik masing-masing. Di antara yang unik tersebut, terdapat beberapa makhluk yang benar-benar unik. Berikut adalah daftar sepuluh hewan unik dunia 2009 versi situs&amp;nbsp;&lt;em&gt;MSNBC&lt;/em&gt;:&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;1. Hewan Gabungan Burung, Reptil, dan Mamalia&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mungkin Anda sudah mengenali hewan unik yang satu ini. Hewan bernama&amp;nbsp;&lt;em&gt;platypus&lt;/em&gt;&amp;nbsp;ini memiliki beberapa keunikan seperti memiliki moncong bebek, kaki berselaput, dan bertelur seperti reptil. Satu keanehan yang mungkin belum banyak orang tahu adalah platypus jantan dapat menyalurkan racun dari sejumlah bagian di tungkai kakinya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;2. Mata Cumi-Cumi Sebesar Piring Makan&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejumlah ilmuwan memancing seekor cumi-cumi raksasa (&lt;em&gt;colossal squid&lt;/em&gt;) di perairan Selandia Baru pada tahun 2008. Mereka menemukan fakta bahwa mata hewan laut tersebut berukuran sebesar piring makan. Ini menjadikan mata cumi-cumi raksasa sebagai mata hewan terbesar di dunia. Colossal squids dapat tumbuh hingga sebesar 46 kaki dan mempunyai tentakel yang dilengkapi dengan pengisap dan pengait. Para ilmuwan meyakini hewan agresif ini mampu menyelam hingga kedalaman 6.500 kaki.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;3. Primata Berjari Tengah Ekstra Panjang&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;br&gt;Hewan bernama&amp;nbsp;&lt;/em&gt;aye-aye ini memiliki ciri mata besar, telinga mirip kelelawar, dan berjari tengah ekstra panjang. Jari tengah ini digunakan primata tersebut untuk mencungkil makanan dari celah-celah pohon. Sejumlah ilmuwan asal Duke University di Amerika Serikat mengatakan aye-aye dapat dijadikan petunjuk untuk menguak misteri evolusi visi warna pada makhluk hidup.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;4. Tikus Tanah Bermoncong Bintang&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tikus tanah bermoncong bintang? Dari namanya saja sudah menunjukkan keunikan dari hewan tersebut. Dengan 22 tentakel mini di moncong bintangnya, tikus tanah ini mampu mendeteksi dan mencerna makanan lebih cepat dari kedipan mata manusia. Ya, sangat cepat. Hanya sepersekian detik. Hewan menakjubkan ini tinggal di rawa-rawa dan daerah basah lain di sekitar wilayah pantai timur Amerika Utara.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;5. Hewan Evolusioner Dunia&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain dapat tidur dalam tanah bertahun-tahun tanpa air dan makanan, katak bawah tanah asal Meksiko ini memiliki keunikan lain. Program konservasi global bernama&amp;nbsp;&lt;em&gt;EDGE of Existence&lt;/em&gt;&amp;nbsp;mengklasifikasikan hewan ini sebagai hewan evolusioner dunia. Pasalnya, hewan ini hampir tidak memiliki hubungan kemiripan genetik dengan makhluk hidup apa pun di dunia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;6. Kepiting &quot;Yeti&quot;&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Anda tahu hewan bernama yeti? Hewan raksasa legenda masyarakat Nepal dan Tibet ini disebut-sebut menghuni salah satu wilayah pegunungan tertinggi di dunia, Himalaya. Diambil dari nama yang sama, hewan yang diberi nama resmi&amp;nbsp;&lt;em&gt;Kiwa hirsute&lt;/em&gt;&amp;nbsp;pada 2005 ini memiliki bulu halus berwarna kuning di kedua capitnya. Ilmuwan menduga capit tersebut digunakan untuk mendeteksi makanan dan mencari pasangan.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;7. Paus &quot;Unicorn&quot;&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari puluhan spesies paus di dunia, terdapat satu jenis paus berkarakteristik unik bernama paus unicorn. Paus ini memiliki gigi mencuat layaknya tanduk unicorn, hewan mistis dunia khayalan. Hewan berbobot sekitar 2.200 hingga 3.500 pon ini memiliki tanduk sepanjang delapan kaki yang mencuat dari sisi kiri rahang bagian atas. Belum lama ini, sejumlah ilmuwan mengetahui tanduk tersebut dilengkapi sejumlah sel saraf super sensitif yang diduga kuat berfungsi mengetahui kadar garam dalam air dan untuk mencari makan.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;8. Kelelawar Berkaki Pengisap&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ilmuwan telah menemukan spesies kelelawar baru bernama&amp;nbsp;&lt;em&gt;Myzopoda schliemanni&lt;/em&gt;&amp;nbsp;di Kepulauan Madagaskar, pada tahun 2007. Hewan berkaki pengisap yang mampu menempel pada pohon berdaun lebar seperti pohon palem ini berkerabat dekat dengan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Myzopoda aurita&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang hidup di daerah lembab. Ilmuwan terkejut dengan kemampuan hewan ini karena ia mampu hidup di daerah kering seperti benua Afrika. Padahal, wilayah hutan perawan di benua tersebut hanya tersisa delapan persen.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;9. Mickey Mouse padang pasir&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejumlah ahli biologi mengeluarkan rekaman video seekor hewan pengerat unik bernama&amp;nbsp;&lt;em&gt;long-eared jerboa&lt;/em&gt;&amp;nbsp;pada 2007. Hewan yang kerap disebut&amp;nbsp;&lt;em&gt;Mickey Mouse&lt;/em&gt;&amp;nbsp;padang pasir ini memiliki telinga yang lebih besar dari kepalanya dan kaki yang mampu melompat seperti kanguru.&amp;nbsp;&lt;em&gt;The International Union for Conservation of Nature&lt;/em&gt;&amp;nbsp;kini menetapkan status terancam punah pada hewan ini. Salah ancaman nyata atas long-eared jerboa adalah kucing lokal.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;10. Sincan?&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Crayon Sincan? Nohara Shinnosuke? Anda mungkin mengira nama tersebut adalah nama salah satu tokoh kartun Jepang yang cukup terkenal. Namun sincan di sini adalah singkatan dari singa-macan atau disebut juga&amp;nbsp;&lt;em&gt;lion-tiger&lt;/em&gt;(ligers). Selama beberapa dekade silam, para ilmuwan biologi kerap melakukan sejumlah perkawinan silang antarbinatang seperti sincan. Pada 2004, hewan tersebut ikut tampil menemani aktor Jon Heder dalam film berjudul&lt;em&gt;Napoleon Dynamite&lt;/em&gt;. Selain sincan, terdapat beberapa hewan persilangan lain seperti persilangan paus pembunuh-lumba-lumba dan beruang&amp;nbsp;&lt;em&gt;grizzly&lt;/em&gt;-beruang kutub.(ANS)&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; &quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;font face=&quot;Arial, Helvetica, sans-serif&quot; size=&quot;3&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12px; line-height: 20px;&quot;&gt;original from: &lt;a href=&quot;http://tekno.liputan6.com&quot;&gt;liputan6.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://wenzmania.clan.su/news/daftar_sepuluh_hewan_unik_dunia/2010-04-30-30</link>
			<category>Unique</category>
			<dc:creator>Wenz</dc:creator>
			<guid>https://wenzmania.clan.su/news/daftar_sepuluh_hewan_unik_dunia/2010-04-30-30</guid>
			<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 01:38:20 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Ranking ICT Indonesia Dibawah Vietnam</title>
			<description>&lt;span style=&quot;font-family: Tahoma, Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;div class=&quot;news-post&quot; style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-style: inherit; font-size: 13px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; &quot;&gt;&lt;div class=&quot;post-content&quot; style=&quot;margin-top: 20px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-c...</description>
			<content:encoded>&lt;span style=&quot;font-family: Tahoma, Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;div class=&quot;news-post&quot; style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-style: inherit; font-size: 13px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; &quot;&gt;&lt;div class=&quot;post-content&quot; style=&quot;margin-top: 20px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-style: inherit; font-size: 13px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; &quot;&gt;Jakarta (ANTARA News) - Ranking jaringan teknologi informasi dan komunikasi Indonesia ternyata masih kalah dengan negara-negara ASEAN lainnya, bahkan dibawah Vietnam, demikian dilaporkan Forum Ekonomi Dunia dalam The Global Information Technology Report 2009-2010, Kamis (25/3).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut laporan itu indeks jaringan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Information and Communication Technology&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(ICT), yang dikaitkan dengan beberapa hal diantaranya dukungan terhadap perkembangan ekonomi negara, ranking Vietnam ada di peringkat 54, sedangkan Indonesia pada posisi 67.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Padahal, seperti yang dikutip dari laporan itu, Indonesia berada di dalam kelompok negara-negara berpendapatan menengah ke bawah&amp;nbsp;&lt;em&gt;(lower middle income)&lt;/em&gt;, sementara Vietnam masih berpendapatan rendah&lt;em&gt;&amp;nbsp;(low income)&lt;/em&gt;.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain Vietnam masih ada Singapura, Malaysia, dan Thailand yang berpringkat lebih tinggi dari Indonesia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Singapura berada di peringkat dua, Malaysia di peringkat 27, dan Thailand di posisi 47.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Singapura termasuk dalam kelompok negara berpendapatan tinggi, Malaysia dengan pendapatan menengah, dan Thailand berpendapatan menengah ke bawah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Laporan itu meliputi 133 negara di seluruh dunia dan bertujuan melihat peran teknologi informasi dalam bidang ekonomi, lingkungan hidup, dan pembangunan yang berkelanjutan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Swedia menduduki peringkat pertama negara dengan jaringan teknologi informasi terbaik di dunia, diikuti Singapura, Denmark, Swiss, dan Amerika Serikat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kelima negara itu adalah lima negara dengan pendapatan tertinggi di dunia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;(Ber/S026)&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;post-content&quot; style=&quot;margin-top: 20px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-style: inherit; font-size: 13px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; &quot;&gt;original from: &lt;a href=&quot;http://www.antaranews.com&quot;&gt;antaranews.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class=&quot;cprt&quot; style=&quot;margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-style: inherit; font-size: 7pt; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 10px; &quot;&gt;COPYRIGHT &amp;copy; 2010&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</content:encoded>
			<link>https://wenzmania.clan.su/news/ranking_ict_indonesia_dibawah_vietnam/2010-03-31-29</link>
			<category>Indonesia</category>
			<dc:creator>Wenz</dc:creator>
			<guid>https://wenzmania.clan.su/news/ranking_ict_indonesia_dibawah_vietnam/2010-03-31-29</guid>
			<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 02:18:39 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Kursi Terbang</title>
			<description>&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica-Normal, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; &quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;img src=&quot;http://www.detikinet.com/images/content/2010/03/02/511/flying_chair.jpg&quot; alt=&quot;&quot; align=&quot;left&quot;&gt;Jepang&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Jepang memang tak ada habisnya dalam inovasi teknologi. Kreasi terbaru salah satu ilmuwan negeri Sakura ini adalah sebuah kursi terbang bak di film-film futuristik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tsunesuke Furuta, desainer alat ini dari Kobe Gakuin University mengatakan bahwa kursi unik tersebut dibuat khusus untuk para manula atau mereka yang punya masalah dengan aktivitas bergerak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal ini sekaligus sebagai cara alternatif bagi mereka yang sudah bosan dengan kursi roda dan berhasrat untuk mencicipi sesuatu yang baru dan berbau teknologi tinggi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dikutip&amp;nbsp;&lt;strong&gt;detikINET&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;dari Tg Daily, Selasa (2/3/2010), kursi terbang ini mampu diduduki oleh user yang beratnya hingga 330 pon atau sekitar 150 kg. Kemampuan bergeraknya dika...</description>
			<content:encoded>&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica-Normal, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; &quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;img src=&quot;http://www.detikinet.com/images/content/2010/03/02/511/flying_chair.jpg&quot; alt=&quot;&quot; align=&quot;left&quot;&gt;Jepang&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Jepang memang tak ada habisnya dalam inovasi teknologi. Kreasi terbaru salah satu ilmuwan negeri Sakura ini adalah sebuah kursi terbang bak di film-film futuristik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tsunesuke Furuta, desainer alat ini dari Kobe Gakuin University mengatakan bahwa kursi unik tersebut dibuat khusus untuk para manula atau mereka yang punya masalah dengan aktivitas bergerak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal ini sekaligus sebagai cara alternatif bagi mereka yang sudah bosan dengan kursi roda dan berhasrat untuk mencicipi sesuatu yang baru dan berbau teknologi tinggi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dikutip&amp;nbsp;&lt;strong&gt;detikINET&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;dari Tg Daily, Selasa (2/3/2010), kursi terbang ini mampu diduduki oleh user yang beratnya hingga 330 pon atau sekitar 150 kg. Kemampuan bergeraknya dikatakan stabil, baik berjalan mundur atau maju, di atas permukaan tanah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pun demikian, kursi ajaib ini tak bisa terlalu tinggi melayang di atas tanah. Bahkan hanya berjarak beberapa inch dari permukaan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam demo yang dipamerkan di Robot Fair yang berlangsung di Osaka, Jepang, kursi terbang ini cukup menarik perhatian pengunjung. Diduduki oleh seorang manula, kursi ini bergerak melayang di ruang pameran.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hanya saja, si penunggang kursi tersebut terlihat masih kaku untuk mengoperasikannya sehingga masih harus didorong untuk bergerak. &lt;b&gt;( ash / faw )&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica-Normal, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; &quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica-Normal, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; &quot;&gt;&lt;b&gt;original from: &lt;a href=&quot;http://www.detikinet.com&quot;&gt;detikINET&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://wenzmania.clan.su/news/kursi_terbang/2010-03-03-28</link>
			<category>Technology</category>
			<dc:creator>Wenz</dc:creator>
			<guid>https://wenzmania.clan.su/news/kursi_terbang/2010-03-03-28</guid>
			<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 09:24:48 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Reog Ponorogo Mencuri Perhatian di Jerman</title>
			<description>&lt;span style=&quot;font-family: Tahoma, Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;div class=&quot;news-post&quot; style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-style: inherit; font-size: 13px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; &quot;&gt;&lt;div class=&quot;post-content&quot; style=&quot;margin-top: 20px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-c...</description>
			<content:encoded>&lt;span style=&quot;font-family: Tahoma, Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;div class=&quot;news-post&quot; style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-style: inherit; font-size: 13px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; &quot;&gt;&lt;div class=&quot;post-content&quot; style=&quot;margin-top: 20px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-style: inherit; font-size: 13px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; &quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://img.antara.co.id/stockphotos/ilustrasi/warok1.jpg&quot; alt=&quot;&quot; align=&quot;left&quot;&gt;London (ANTARA News) - Penampilan Reog Ponorogo berhasil menarik perhatian penonton yang memenuhi sepanjang jalan di udara musim dingin dalam acara Braunschweiger Karneval di Kota Braunschweigh, Jerman, Minggu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Indonesia berhasil meraih juara pertama dalam Braunschweiger Karneval di Kota Braunschweigh, ujar Konsul Pensosbud KJRI Hamburg Yayat Sugiatna kepada koresponden ANTARA London, Senin.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ribuan orang dengan dandanan warna-warni tumpah ruah di kota Braunschweig, negara bagian Niedersachsen, merayakan pesta tahunan yang bernama Braunschweiger Karneval.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Suasana karnaval sangat terasa di seluruh kota Braunschweig yang diselimuti salju dan cuaca dingin sejak dua bulan lalu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Konjen RI Hamburg, Teuku Darmawan, mengatakan KJRI Hamburg bekerjasama dengan Perhimpunan Indonesia-Jerman (DIG) Niedersachsen turut dalam pesta tradisi tersebut, sekaligus mengisi rangkaian peringatan HUT kerjasama&amp;nbsp;&lt;em&gt;sister city&lt;/em&gt;&amp;nbsp;Bandung-Braunschweig yang genap 50 tahun pada tahun ini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Acara yang menonjol pada perayaan karnaval tersebut adalah parade aneka busana batik tradisional, maupun kontemporer yang dikenakan peserta dengan keliling kota Braunschweig sepanajang enam kilometer.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Parade karnaval Braunschweig dimulai pukul12.30 dan berakhir pukul 17.30, selama lima jam keliling kota Braunschweig diikuti sekitar 300 grup yang setiap pesertanya menggunakan truk atau mobil bak terbuka yang didekor dengan unik dan kreatif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, setiap grup menampilkan tari-tarian dan alat musik yang menjadi daya tarik penonton sepanjang jalan kota Braunschweig.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kendaraan dari peserta Indonesia dengan nomor urut 259 didekorasi khas Indonesia dengan aneka ornamen, payung, becak dan banner, disertai dengan 30 penari berpakain adat Indonesia yang menampilkan tarian Reog Ponorogo.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Reog Ponorogo&lt;br&gt;Penampilan Reog Ponorogo sangat menarik perhatian para penonton karena pakaian tradisi Indonesia khususnya Jawa merupakan keunikan dalam karnaval Braunschweig yang belum pernah disaksikan oleh masyarakat setempat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Reog Ponorogo diisi dengan tari kuda lumping, tari Reog Ponorogo, tari Singabarong, di mana penari memakai topeng berbentuk kepala singa serta berbagai busana khas Indonesia lainnya dan pemain musik yang membawakan gong.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kemampuan untuk membawakan topeng Barong yang besar dan berat dikagumi penonton dan menjadi salah satu motif favorit mereka untuk dipotret.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Stasiun televisi terbesar di Jerman Utara, NDR, menyiarkan acara karnaval Braunschweig secara langsung (live). Mereka sangat antusias meliput penampilan Reog Ponorogo. Berita tentang parade karnaval tersebut juga diliput stasiun TV nasional Sat 1.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada acara penutupan karnaval, panitita mengumumkan Indonesia terpilih sebagai juara pertama untuk kategori peserta tamu, yang mengalahkan lebih dari 100 peserta lainnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selama parade berlangsung terjadi interaksi antara penari, pemimpin rombongan dan penonton, sehingga kepuasan penonton dalam pementasan Reog Ponorogo selalu menjadi perhatian utama.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karnaval yang dilaksanakan setiap bulan Februari merupakan pesta rakyat besar di kota-kota di Jerman menyambut masa Pra-Paskah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karnaval di kota Braunschweig merupakan karnaval terbesar di wilayah kerja KJRI Hamburg dan ketiga terbesar di Jerman. KJRI Hamburg bekerjasama denga DIG Niedersachsen memanfaatkan acara tersebut untuk mengisi acara peringatan 50 tahun kerjasama sisiter city Bandung-Braunschweig.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Konjen RI beserta staf KJRI Hamburg hadir untuk memfasilitasi dan memberikan dukungan semangat kepada group Indonesia guna mensukseskan acara karnaval ini, demikian Yayat Sugiatna. (H-ZG/A038)&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;post-content&quot; style=&quot;margin-top: 20px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-style: inherit; font-size: 13px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; &quot;&gt;original from:&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.antaranews.com&quot;&gt;http://www.antaranews.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class=&quot;cprt&quot; style=&quot;margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-style: inherit; font-size: 7pt; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 10px; &quot;&gt;COPYRIGHT &amp;copy; 2010&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</content:encoded>
			<link>https://wenzmania.clan.su/news/reog_ponorogo_mencuri_perhatian_di_jerman/2010-02-16-27</link>
			<category>Indonesia</category>
			<dc:creator>Wenz</dc:creator>
			<guid>https://wenzmania.clan.su/news/reog_ponorogo_mencuri_perhatian_di_jerman/2010-02-16-27</guid>
			<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 03:25:34 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Gaya Berpacaran Remaja Semakin Bebas</title>
			<description>&lt;span style=&quot;font-family: arial; font-size: 14px; color: rgb(35, 35, 35); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&lt;strong style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;WATES, KOMPAS.com&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Gaya berpacaran remaja di wilayah perdesaan kian mengkhawatirkan. Remaja kini tidak lagi sungkan mengajak teman sebayanya untuk berhubungan seks di luar nikah karena termakan propaganda pergaulan bebas di televisi maupun situs internet.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bo...</description>
			<content:encoded>&lt;span style=&quot;font-family: arial; font-size: 14px; color: rgb(35, 35, 35); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&lt;strong style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;WATES, KOMPAS.com&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Gaya berpacaran remaja di wilayah perdesaan kian mengkhawatirkan. Remaja kini tidak lagi sungkan mengajak teman sebayanya untuk berhubungan seks di luar nikah karena termakan propaganda pergaulan bebas di televisi maupun situs internet.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Demikian terungkap dalam sarasehan bertema Pacaran Sehat memperingati Hari Valentine yang di adakan oleh Youth Forum Kulon Progo di Kantor Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Wates, Minggu (14/2/2010). Acara itu diikuti sekitar 50 orang pelajar dari 10 SLTA di Kulon Progo.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Fasilitator Remaja PKBI Budi Prasetyo mengatakan pihaknya pernah mendampingi remaja-remaja di sejumlah desa di Kecamatan Nanggulan, Wates, dan Pengasih, sekitar akhir 2009. Hasil dari pendampingan menunjukkan banyak pasangan remaja terpaksa menikah karena sudah telanjur berhubungan seks dan membuahkan kehamilan yang tidak diinginkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Di Desa Jatirejo, Nanggulan, misalnya, puluhan remaja di bawah usia 20 tahun menikah karena alasan itu. &quot;Setelah kami coba telusuri, ternyata pola pacaran remaja desa saat ini sudah mirip remaja kota yang bebas dan berisiko,&quot; ujar Budi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Budi mengungkapkan, alasan remaja putra untuk berhubungan seks dengan kekasihnya umumnya adalah demi gengsi dan kebanggaan di kalangan rekan-rekan sepergaulannya. Sementara remaja putri tidak kuasa menolak ajakan berhubungan seks karena merasa takut kehilangan pacar dan dikucilkan dari pergaulan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Ditambahkan Margareta Theodora (16), siswi kelas XI SMKN 1 Pengasih, alasan remaja menjalani pergaulan bebas karena ikut-ikutan tayangan sinetron di televisi dan informasi internet. Ia pun menyayangkan peran orangtua yang seolah tutup mata dan tidak bersedia membuka komunikasi dua arah dengan anak-anaknya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Orangtua kadang hanya sekadar melarang dan membatasi pola pergaulan anak tanpa alasan yang jelas karena dianggap hal tabu untuk dibicarakan. Padahal, remaja butuh penjelasan atau mereka akan mencari sendiri informasi dari teman-teman dan sumber lain yang belum tentu benar, kata Margareta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Karena itu, dalam sarasehan tersebut, Youth Forum PKBI Kulon Progo merasa perlu menyosialisasikan ulang pacaran yang sehat kepada remaja. Budi mengatakan, pacaran yang sehat memenuhi tiga kriteria, yakni sehat fisik, mental, dan sosial. Pacaran sehat akan dikampanyekan di sekolah-sekolah melalui berbagai media dan perantara pendampin g sebaya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Selain itu, PKBI juga akan merekomendasikan penambahan materi upaya menghargai diri (&lt;em style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;self esteem&lt;/em&gt;) dalam pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah-sekolah. Materi ini, menurut Budi, dapat menjadi cara yang efektif bagi remaja untuk menghindari perilaku negatif dalam berpacaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&quot;Dengan menghargai dirinya sendiri, maka remaja tidak akan mudah terbujuk rayuan atau mengikuti tren pergaulan bebas. Sebab mereka akan menyadari betul konsekuensi yang bakal ditanggung,&quot; ujar Budi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;original from:&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://regional.kompas.com&quot;&gt;http://regional.kompas.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</content:encoded>
			<link>https://wenzmania.clan.su/news/gaya_berpacaran_remaja_semakin_bebas/2010-02-15-26</link>
			<category>Indonesia</category>
			<dc:creator>Wenz</dc:creator>
			<guid>https://wenzmania.clan.su/news/gaya_berpacaran_remaja_semakin_bebas/2010-02-15-26</guid>
			<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 01:41:05 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Laba-Laba Vegetarian Pertama di Indonesia</title>
			<description>&lt;span style=&quot;font-family: arial; font-size: 14px; color: rgb(35, 35, 35); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;strong style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/10/14/2329397p.jpg&quot; alt=&quot;&quot; align=&quot;left&quot;&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Hampir semua spesies laba-laba merupakan jenis predator yang memangsa hewan lainnya, dari serangga sampai burung. Di antara lebih dari 40.000 spesies laba-laba yang ada di dunia, laba-laba yang baru ditemukan ini mungkin jenis pertama diketahui makan tumbuh-tumbuhan.&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&lt;br style...</description>
			<content:encoded>&lt;span style=&quot;font-family: arial; font-size: 14px; color: rgb(35, 35, 35); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;strong style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/10/14/2329397p.jpg&quot; alt=&quot;&quot; align=&quot;left&quot;&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Hampir semua spesies laba-laba merupakan jenis predator yang memangsa hewan lainnya, dari serangga sampai burung. Di antara lebih dari 40.000 spesies laba-laba yang ada di dunia, laba-laba yang baru ditemukan ini mungkin jenis pertama diketahui makan tumbuh-tumbuhan.&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Hewan berkaki delapan yang diberi nama&lt;em style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Bagheera kiplingi&lt;/em&gt;&amp;nbsp;itu, hidup di Amerika Tengah khususnya Meksiko dan Costa Rika. Laba-laba vegetarian yang besar tubuhnya hanya seukuran kuku orang dewasa itu memangsa ujung daun akasia.&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&quot;Ini benar-benar laba-laba pertama yang diketahui memangsa tumbuh-tumbuhan. Ia juga laba-laba pertama yang diketahu menjadikan tumbuh-tumbuhan sebagai mangsa pokoknya,&quot; ujar Christopher Meehan dari Universitas Villanova, Pennsylvania, AS yang melaporkan penelitian tersebut bersama peneliti lainnya dalam jurnal Current Biology edisi teranyar. Ia mengatakan hampir semua buku teks laba-laba tak ada yang pernah menyatakan ada laba-laba pemakan tumbuh-tumbuhan.&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Dalam memperoleh sumber makanan ia cukup dibantu peran semut penjaga yang hidupnya juga di pohon akasia. Pasalnya dengan semut yang menguasai akasia, tidak ada herbivora lainnya yang berani mendekat. Namun, karena semut juga makan ujung daun, selain nektar, laba-laba harus melakukan strategi khusus.&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Saat berburu mangsa, laba-laba tersebut harus menghindari smeut penjaga dengan memanfaatkan jaringnya untuk bergerak naik turun. Laba-laba juga membangun sarangnya di pangkal daun akasia tua yang jarang sekali dilalui semut.&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Selain memangsa ujung daun, laba-laba tersebut sebenarnya masih memangsa lainnya seperti larva semut dan nektar. Saat memengsa semut mereka akan berpura-pura menjadi semut dengan melakukan gerakan zig-zag.&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;&lt;br style=&quot;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; &quot;&gt;Meski demikian, pengamatan yang dilakukan menggunakan rekaman video dan analisis kimia menunjukkan laba-laba tersebut tetap mendapatkan sebagian besar makanan dari tumbuhan. Populasi di Meksiko memperoleh 90 persen makanan dari jaringan tumbuhan dan sisanya larva semut, nektar, dan lainnya. Sementara populasi di Kosta Rika memperoleh 60 persen makanan dari daun akasia.&lt;/span&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial; font-size: 14px; color: rgb(35, 35, 35); line-height: 18px; &quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial; font-size: 14px; color: rgb(35, 35, 35); line-height: 18px; &quot;&gt;original from:&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://sains.kompas.com&quot;&gt;http://sains.kompas.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://wenzmania.clan.su/news/laba_laba_vegetarian_pertama_di_indonesia/2010-02-15-25</link>
			<category>Unique</category>
			<dc:creator>Wenz</dc:creator>
			<guid>https://wenzmania.clan.su/news/laba_laba_vegetarian_pertama_di_indonesia/2010-02-15-25</guid>
			<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 01:32:15 GMT</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>